Sikapi Polemik Dana Bantuan Covid-19, LMPP Gruduk Kantor Pt. Pos Indonesia Cabang Jambi

0
80

 

Dinamisnews.com : Jambi
Laskar Merah Putih Perjuangan Markas Daerah Jambi menggelar aksi Damai Di kantor PT Pos Indonesia cabang Jambi terkait aduan masyarakat tentang dana Bantuan Covid 19 yang dinyatakan Hangus atau kadaluarsa oleh pihak PT Pos Indonesia cabang Jambi.

Dalam Orasinya,Ketua Umum LMPP MADA JAMBI, Attan Tambun SE mempertanyakan kenapa ada bantuan kepada masyarakat yang dinyatakan hangus atau kadaluarsa oleh pihak PT POS INDONESIA tersebut, perusahaan Plat Merah yang ditunjuk oleh pemerintah sebagai satu-satunya penyalur bantuan tersebut dinilai tidak mampu menjalankan tugas yang telah diamanatkan.

Korlap aksi,Amir Akbar dalam orasinya sangat menyayangkan kinerja PT Pos Indonesia yg Dinilai tidak transparan dalam mengelola dan mempublikasikan Dana Bantuan Covid 19 kepada masyarakat.

Lebih jauh,LMPP mempertanyakan kenapa ada masyarakat yang dinyatakan berhak mendapatkan dana tersebut oleh Dinas Sosial,tetapi tetap tidak bisa dicairkan oleh pihak PT Pos.
Setelah berorasi lebih kurang 1 jam,akhirnya pihak PT POS INDONESIA menerima perwakilan dari LMPP MADA JAMBI dan perwakilan masyarakat untuk Hearing.

Dalam pernyataan nya,ketua PT POS INDONESIA CABANG JAMBI, Agus menyatakan bahwa itu bukanlah tanggung jawabnya,menurut Agus mereka hanyalah pihak yg ditunjuk sebagai penyalur saja,kebijakan apapun tentang Dana Bantuan tersebut sepenuhnya adalah tanggung jawab Kementerian Sosial.

Dalam Hearing tersebut,banyak pertanyaan dari LMPP dan Masyarakat yang tidak terjawab secara kongkrit oleh PT Pos,misalkan,kalau ada masyarakat yang mendapatkan bantuan,akan tetapi orang tersebut sudah pindah alamat atau meninggal dunia,apakah dana tersebut dikembalikan kepada Pemerintah seperti anggaran yang tidak terpakai oleh Pemerintah Daerah (Silva)
Agus tidak menyangkal,memang tidak ada istilah hangus atau kadaluarsa dalam hal tersebut,itu adalah kesalahan anak buahnya dalam penyampaian saja,yang ada,menurut Agus,nama-nama penerima bantuan tersebut sudah non aktiv,dan itu mutlak kewenangan dari kementerian Sosial.

Anggota aksi -+ 60 orang
Jam mulai aksi : 10:30 wib
( Bob )